Editor. Miftah
AKTUAL-BERITA.COM KABAR JEPARA.
Menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Institut Pesantren Mathaliโul Falah (IPMAFA) Pati melaksanakan observasi lapangan dengan mengunjungi peternakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Banjaragung, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Kegiatan observasi ini menjadi salah satu langkah awal mahasiswa untuk mengenal kondisi masyarakat, potensi ekonomi desa, serta pengelolaan usaha peternakan, pariwisata, Pamsimas, yang berada di bawah naungan BUMDes Banjaragung.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh gambaran nyata mengenai aktivitas peternakan, sistem pengelolaan usaha, serta berbagai peluang pengembangan ekonomi lokal yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat desa.
Observasi Lapangan sebagai Bekal Kegiatan KKN
Observasi sebelum pelaksanaan KKN merupakan tahapan penting bagi mahasiswa untuk memahami situasi dan kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian. Dengan turun langsung ke lapangan, mahasiswa dapat mengidentifikasi potensi yang bisa dikembangkan sekaligus mengetahui berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan usaha desa.
Felda selaku anggota KKN IPMAFA menyampaikan bahwa Peternakan BUMDes menjadi salah satu sektor yang menarik untuk dipelajari karena memiliki potensi dalam mendukung perekonomian desa, membuka peluang usaha, serta memperkuat kemandirian masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga berpotensi menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, pengelola BUMDes, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menggali gagasan serta inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal, ujar Felda.
Statement Masyarakat Banjaragung
Asrori Masyarakat Desa Banjaragung menyambut baik kegiatan observasi mahasiswa yang dilakukan menjelang pelaksanaan KKN. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menggali potensi desa, khususnya di sektor peternakan dan pengembangan usaha ekonomi masyarakat.
Salah seorang warga Banjaragung menyampaikan harapannya agar kegiatan mahasiswa tidak hanya sebatas observasi, tetapi juga dapat memberikan masukan dan gagasan yang bermanfaat bagi pengelolaan peternakan BUMDes.
Kamituwo Syaifuddin berharap, mahasiswa yang akan melaksanakan KKN bisa ikut melihat potensi yang ada di Desa Banjaragung. Kalau ada ide dan inovasi yang baik, semoga bisa membantu pengembangan peternakan BUMDes agar semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,โ ungkap Syaifuddin.
(Red).




