Capaian 100 Hari Kepemimpinan Bupati Jepara Witiarso Utomo, dengan Jargon OTW Jepara Mulus

Editor: Miftah

 

Aktual-Berita.com – Kabar Jepara,

 

Genap 100 hari sudah Witiarso Utomo menjabat sebagai Bupati Jepara. Dalam sebuah unggahan reflektif di medsos akun resminya, Witiarso membagikan rasa syukur sekaligus keinginan kuat untuk terus membenahi dan memajukan Jepara. Melalui tulisan yang penuh empati dan semangat, ia menyampaikan bahwa masa 100 hari ini bukanlah akhir pencapaian, melainkan awal dari perjuangan panjang untuk mewujudkan “Jepara Mulus” dari sebuah visi yang ia gaungkan sejak awal masa kepemimpinannya.

“Setiap langkah yang kami ambil, setiap keputusan yang kami buat, lahir dari semangat untuk melayani,” tulis Witiarso, Rabu (4/6/2025) sore.

Dalam unggahan tersebut, Witiarso juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena belum semua harapan dan aspirasi bisa langsung diwujudkan dalam waktu singkat. Ia menekankan pentingnya kritik dan masukan dari warga sebagai bahan evaluasi dan pendorong untuk peningkatan kinerja pemerintahan.

Visi Jepara MULUS: Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius.

Tak hanya mengungkapkan rasa terima kasih, Witiarso juga menegaskan komitmennya terhadap visi besar yang menjadi ruh dari pemerintahannya. “Jepara Mulus” bukan sekadar slogan, tetapi representasi dari empat pilar utama pembangunan daerah: Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius.

 

Dalam 100 hari pertama ini, sejumlah langkah strategis telah diambil, mulai dari peningkatan pelayanan publik, revitalisasi infrastruktur pedesaan, hingga pendekatan sosial keagamaan yang menyentuh akar budaya masyarakat Jepara. Meski belum sempurna, Witiarso berharap pondasi yang sudah dibangun dapat menjadi pijakan kuat untuk tahapan pembangunan berikutnya.

Masyarakat Sebagai Mitra Perubahan

Menariknya, nada unggahan Witiarso lebih dari sekadar laporan kerja—ia mengajak masyarakat untuk tetap menjadi bagian dari proses perubahan. Dengan kalimat, “jangan pernah lelah untuk membersamai kami,” ia menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi hasil dari kolaborasi yang erat dengan warga.

Dalam penutupnya, sang bupati menyampaikan rasa bangga dan hormat kepada masyarakat Jepara atas kesabaran, dukungan, dan semangat mereka yang tetap menyala.

Termasuk terobosan program yang sangat baik yaitu Bupati ngantor di desa, untuk program yang pertama adalah 16 kecamatan, masing-masing kecamatan dikunjungi satu desa yang pertama Desa sumber Rejo, Banyuputih, kunir, Bungu, kaliaman, ngetok, sinanggul, gendengsidialit, Lebak, Menganti, batealit, ngeling, Banjaragung, Kedungcino, Krapyak dan parang Karimunjawa, tujuan adanya bupati ngantor desa ini, pemdes dan masyarakat bisa menyampaikannya aspirasi secara langsung kepada bupati, dengan harapan potensi yang ada di desa masing-masing bisa terlihat, sehingga nanti bisa membawa manfaat bagi kemajuan desa secara langsung, ungkap Witiarso.

 

(Red).

Array
Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *