Editor: Miftah
Aktual-Berita.com – Kabar Jepara.
Dalam 100 hari pertamanya kepemimpinan widyarso Utomo berhasil mengubah kabupaten Jepara menjadi sorotan dunia. lewat langkah-langkah diplomasi yang progresif Jepara dikunjungi duta besar dan Eropa dan dijajaki untuk kerjasama internasional di bidang seni industri dan infrastruktur.
Jepara tak lagi sekadar kota ukir tetapi kini tampil sebagai pelaku aktif dalam diplomasi budaya dan ekonomi global. Bupati Jepara witiarso Utomo menjadi sosok kunci dalam keberhasilan tersebut. dalam 100 hari bekerja Bupati muda ini berhasil mengantarkan pembangunan Jepara menembus batas domestik, kunjungan dubes Spanyol dan Bosnia Herzegovina menandai babak Baru pembangunan Jepara. sejak dilantiknya Witiarso Utomo menjadi Bupati Jepara beliau langsung tancap gas menggebrak pembangunan di Jepara.

Mas Wiwit berkunjung pula ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dia diterima Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan Punta Wibawa Dasa Nugraha beserta sejumlah direktur jenderal. Kesempatan itu digunakan Mas Wiwit untuk menyampaikan beberapa permasalahan kesehatan di Kabupaten Jepara, di antaranya pengembangan dan tata kelola manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. A. Kartini serta sejumlah sarana prasarana kesehatan.
Terkait pengembangan fasilitas kesehatan, Mas Wiwit mengajukan proposal senilai Rp150 miliar untuk pembangunan RSUD R. A. Kartini dan sejumlah fasilitas kesehatan lainnya seperti Puskesmas Pembantu.
Dalam pengembangan kebudayaan daerah, Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha Djumaryo, melakukan kunjungan kerja ke Jepara pada Sabtu, 19 April 2025. Hal ini juga menunjukkan dukungan Kementerian Kebudayaan RI terhadap pembangunan di Jepara.

Dua hari berselang, giliran Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, yang melakukan kunjungan kerja ke Jepara, Dia meninjau dua lokasi kegiatan yakni Stadion Gelora Bumi Kartini dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Mantingan. Artinya, kunjungan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Diana Kusumastuti ke Jepara ini dilakukan hanya lima pekan setelah Mas Wiwit menemuinya di Jakarta untuk menyampaikan proposal infrastruktur bernilai ratusan miliar pada tahun 2025 dan 2025. Proposal pada bidang yang sama juga disampaikan ke Gubernur Jawa Tengah.
Di Jepara, duet mas Wiwit-Gus Hajar tak mau otewe Jepara Mulus hanya slogan, tetapi komitmen nyata. Maka dalam seratus hari pertama, program-program prioritas dikebut agar menjadi landasan pacu tercapainya visi Jepara Mulus. Berbagai langkah strategis dan program prioritas dijalankan sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus menegaskan arah kebijakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat Kabupaten Jepara.
“Yang kami rintis dalam 100 hari pertama kami maksudkan sebagai pijakan kokoh untuk melanjutkan langkah-langkah berikutnya. Tentu dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan komitmen yang tinggi,” kata Mas Wiwit.
(BK).




