Jepara – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Jepara pada akhir pekan ini dan memicu terjadinya bencana tanah longsor. Akibat peristiwa tersebut, sebuah rumah milik warga di Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, mengalami kerusakan serius setelah dinding bagian belakangnya jebol akibat pergerakan tanah, Minggu malam (28/12/2025).
Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di RT 01 RW 05, Kelurahan Pengkol. Rumah yang terdampak diketahui milik Ibu Chondhiroh (67). Berdasarkan rekaman video yang diambil sesaat setelah kejadian, tampak dinding bata bagian belakang rumah runtuh dan menyisakan lubang besar yang langsung mengarah ke tebing di bawah bangunan.
Diduga kuat, kondisi tanah yang labil akibat hujan deras yang turun tanpa henti menjadi penyebab utama pondasi rumah tidak mampu menahan beban bangunan, sehingga memicu terjadinya longsoran dan keruntuhan dinding.
Tidak hanya merusak rumah utama, material reruntuhan bangunan juga menimpa rumah warga lain yang berada tepat di bawah atau di bagian belakang lokasi longsor. Dari pantauan di lokasi pada Senin pagi (29/12/2025), puing-puing berupa bata, genteng, dan material bangunan lainnya terlihat berserakan dan menutupi sebagian area rumah warga terdampak.
Beruntung, hingga berita ini diturunkan tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat struktur bangunan utama serta atap rumah mengalami kerusakan yang signifikan.
Pasca kejadian, warga sekitar lokasi mulai meningkatkan kewaspadaan. Sejumlah retakan baru terlihat pada sisa bangunan yang masih berdiri dan berpotensi memicu longsor susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati, khususnya warga yang bermukim di kawasan perbukitan atau di dekat tebing, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Kabupaten Jepara dan sekitarnya. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera melakukan langkah antisipatif guna mencegah terjadinya bencana susulan.
Teguh
Limbunginformasi.id Jepara




