Aktual – Berita Semarang – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia yang diperingati setiap 9 Desember, Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GN-PK) Provinsi Jawa Tengah menggelar seminar bertajuk “Pengawasan Anti Korupsi dalam Pengelolaan Dapur SPPG MBG di Jawa Tengah”, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan berlangsung di lantai dua Gedung Kesbangpol Jawa Tengah dan dihadiri perwakilan GN-PK dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dari Jepara, sebanyak lima personel pengurus GN-PK turut hadir dalam agenda tersebut.
Hadir membuka kegiatan secara resmi perwakilan Gubernur Jawa Tengah, didampingi Ketua DPW GN-PK Jawa Tengah, H. R. Mastur, SH., M.Si. Pembukaan ditandai dengan lantunan lagu Indonesia Raya serta mars GN-PK sebagai simbol komitmen memerangi tindak korupsi di Indonesia.
Seminar dipandu oleh Dr. Bambang Sugiarto, S.Pd.I., M.Si., MM, dan menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Para narasumber menyoroti urgensi transparansi pengelolaan dapur SPPG MBG, baik dalam aspek penyediaan barang, pengaturan anggaran hingga distribusi fasilitas yang menyangkut aktivitas pemerintahan.
“Hari Anti Korupsi menjadi momentum untuk meneguhkan niat bersama menjadi manusia yang benar, bersih, dan berani dalam memberantas korupsi,” tegas Ketua DPW GN-PK Jateng, H. R. Mastur.
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen GN-PK Jawa Tengah, Rahmad Dakwah, menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada aturan hukum, tetapi juga harus dibarengi dengan keimanan dan akhlak.
“Dengan dilandasi keimanan, kita melakukan amar makruf nahi mungkar. Ini bukan hanya gerakan hukum, tetapi gerakan akhlak,” ujarnya.
Melalui seminar ini, GN-PK Jawa Tengah berharap semangat antikorupsi terus tumbuh di berbagai sektor, terutama dalam tata kelola keuangan, fasilitas publik, dan pelayanan pemerintahan di Jawa Tengah.***
Ads – Aktual – Berita




